Suasana Ramadhan
Puasa memang biasa dilakukan umat islam di bulan ramadhan, begitu pula suasana di kampung Mimi suasana ramai sorak sorai suara anak kecil bersamaan dengan adzan yang berkumandang ikut meramaikan suasana. Suasana semakin hidup menjelang shalat terawih, orang-orang simpang siur jalan kesana kesini. Sore itu Mimi dan Tini sedang bermain congkak sambil menunggu buka puasa tiba.
"Yeee tertembak, aku menang lagi." teriak Mimi kegirangan
"Ahhh, saya kalah lagi, jadi pecong 5." jawab Tini kesal sambil garuk kepala.
"Ya sudah, da ini ma cuman permainan, kan harus ada yang menang dan yang kalah." jelaskan Mimi
"Iya, tapi aku kesel sama kamu,soalnya setiap aku main congkak sama kamu, aku kalah terus,kenapa ya ? Kamu sekali-kali ngalah aja buat aku" jawab Tini sambil tersenyum
"Boleh-boleh" jawab Mimi
"Eh mi, main yu nanti jam 4 ? Sambil nunggu buka puasa, biar ngga kerasa lapar"
"Main kemana?"
"Main di taman sama anak-anak yang lain, di sana kan suka penuh kalau sore-sore, lagi pula suasananya enak, udaranya sejuk, pemandangannya indah, dikelilingi sawah yang hijau, wah enak pokoknya,"
"Iya hayu hayu, aku juga sering main di sana, tapi dua hari ini aku belum kesana lagi." jawab Mimi
"Hayu hayu sekarang aja kesananya biar kita bisa ikutan main petak umpet bareng sama yang lain"
"Iya hayu, tapi habis main congkak ya. Dooor dor, kamu kalah lagi, wah pecongnya jadi semua sekarang. Hahaha"
"Ahh, dasar kamu "
Setelah bermain congkak mereka langsung pergi ke taman, di sana sudah sangat ramai dengan anak-anak seusianya. Mereka pun langsung bergabung bersama anak yang bermain petak umpet.
"Hompilahompimpah, hompilahompimpah, wah agus kucingnya ayo lari, ayo cepat" teriak semua anak-anak
Agus bolak balik, keliling mencari anak-anak yang lagi ngumpet
"Mimi kena, Tini kena, Idan kena semuanya kena, yee, sekarang Mimi kucingnya."
"Allahuakbar allahuakbar"
Tiba-tiba terdengar suara adzan, anak-anak langsung berlarian menuju rumahnya masing-masing
"Asyik" teriak semua anak-anak.
Semua orang di kampung Mimi berbuka puasa sejenak. Setibanya shalat terawih suasana di sana semakin ramai. Tini dan Mimi segera pergi ke mesjid guna shalat terawih.
"Mi...mimi...shalat terawih yuuu !" ajak Tini
"Iya tunggu sebentar." jawab Mimi
Mimi pun keluar dan pergi ke mesjid bersama Tini. Setibanya di mesjid mereka shalat isya berjamaah, setelah shalat isya barulah shalat terawih dilaksanakan. Pada rakaat pertama shalat terawih berjalan lancar, tetapi di rakaat kedua di waktu sujud, Tini tidak bangun dari sujudnya hingga shalat pun berakhir, lalu setelah orang-orang pulang Mimi pun mencoba memanggil Tini, tetapi Tini tidak bangun-bangun juga, di sana Mimi panik sekali, hingga akhirnya Mimi pun mendorong Tini dari samping, Sampai Tini terguling dan terbangun. Tini kaget melihat mesjid dalam keadaan kosong
"Orang-orang pada kemana mi ?"
"Ya udah pada pulang, ai kamu malah tidur "
"Hehehehe"
Akhirnya mereka pun pulang ke rumah masing-masing sambil tertawa terbahak-bahak teringat kejadian di mesjid.
Keterangan:
yeee tertembak = Tembak disini artinya menang
pecong 5 = Dalam permainan congkak pecong itu adalah kalah
Dooor dor =Tanda tertembak lagi
Hompilahompimpah =cara yang biasa digunakan anak kecil sebelum mulai sebuah permainan
Kucingnya =orang yang kalah dalam pemainan
Neng Tuti Haryati
(29)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar